Shalat Sunnah Qabliyah Ba'diyah Zuhur; Dzikir, Niat dan Jumlahnya

Shalat sunnah Qabliyah dan Ba’diyah zuhur adalah salah satu shalat sunnah rawatib yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu zuhur dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu zuhur. Nabi Muhammad saw. menyatakan bahwa orang yang membiasakan mengerjakan shalat sunnah Qabliyah Zuhur 4 rakaat dan shalat sunnah Badiyah Zuhur 4 rakaat akan diharamkan baginya tersentuh dari api neraka. (HR. Tirmidzi).

Nabi Muhammad saw. hampir tidak pernah meninggalkan dalam mengerjakan shalat sunnah Qabliyah dan Ba’diyah Zuhur masing-masing 4 rakaat. (HR. Bukhari).


Jumlah Rakaat shalat sunnah qabliyah dan Ba’diyah zuhur

Berdasarkan kedua dalil di atas, maka jumlah rakaat shalat sunnah qabliyah adalah 4 rakaat dan ba’diyah zuhur sejumlah 4 rakaat. Dalam mengerjakan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah zuhur dapat dikerjaan dengan 4 rakaat sekaligus dengan satu kali salam. Atau dapat juga dikerjakan dengan 2 kali 2 rakaat (4 rakaat) dengan dengan dua salam.

Shalat sunnah qabliyah zuhur.

Shalat sunnah qabliyah zuhur adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum mengerjakan shalat fardhu zuhur.

Niat shalat sunnah qabliyah zuhur

Niat shalat sunnah qabliyah zuhur 4 rakaat dengan satu salam adalah sebagai berikut:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اللظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ قَبْلِيَّةً للهِ تَعاَلَى

Dibaca: Ushalli sunnatazh-zhuhri arba’a raka’atin qabliyyatal-lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunnah sebelum Zuhur empat rakaat karena Allah Taala.

http://islamiwiki.blogspot.com/
Niat shalat sunnah qabliyah zuhur 2 kali 2 rakaat dengan dua salam adalah sebagai berikut:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اللظُّهْرِ رَكَعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعاَلَى

Bacaan lafadznya: Ushalli sunnatazh zhuhri rak’ataini qabliyyatal-lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunnah sebelum Zuhur dua rakaat karena Allah Taala.

Dzikir shalat sunnah qabliyah zuhur

Setelah selesai mengerjakan shalat sunnah qabliyah zuhur dan sebelum muadzin mengumandangkan iqamah, hendaknya membaca wiridan atau dzikir dengan bacaan dzikir shalat sunnah rawatib. Bacaan dzikir shalat sunnah adalah sebagai berikut:

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ. الَّذِيْ لآإٍلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ (33 ×)

Dibaca: Astaghfirullahal azhim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum, wa atubu ilaih. (sebanyak 33 kali)

Artinya: "Aku mohon ampunan kepada-Mu, ya Allah! Yang Mahaagung, yang tiada 'Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi Yang Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat (kembali) kepada-Nya.

Baca juga

Catatan: Shalat sunnah sebelum zuhur (Qabliyah Zuhur) tidak mutlak harus dikerjakan sebanyak 4 rakaat. Namun, diperbolehkan hanya mengerjakan yang utama saja, yang artinya adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan yaitu hanya mengerjakan shalat sunnah qabliyah zuhur 2 rakaat.

Baca juga 

Shalat Sunnah Ba’diyah Zuhur

Shalat sunnah badiyah zuhur adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah mengerjakan shalat fardhu zuhur. Jumlah rakaat shalat sunnah ba’diyah zuhur dapat dikerjakan sebanyak 4 rakaat, namun sunnah muakkadnya adalah 2 rakaat saja.

Dalil sabda Nabi saw. Hadits riwayat Ashabus-Sunan, bahwa Abdullah bin Umar pernah mengerjakan shalat Qabliyah dan Badiyah zuhur masing-masing 2 rakaat bersama Rasul saw. (HR. Ashabus-Sunan)

Niat shalat sunnah Badiyah Zuhur 4 rakaat sekaligus adalah sebagai berikut:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اللظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ بَعْدِيَّةَ للهِ تَعاَلَى

Dibaca: Ushall! sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatal-lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunnah sesudah Zuhur dua rakaat karena Allah Taala.

Adapun jika dilaksanakan 2 X 2 rakaat dengan 2 salam, lafadz niatnya adalah:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اللظُّهْرِ رَكَعَتَيْنِ بَعْدِيَّةَ للهِ تَعاَلَى

Dibaca: Ushalli sunnatazh-zhuhri arba’a raka’atin ba’diyyatal-lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunnah sesudah Zuhur empat rakaat karena Allah Taala.”

Dzikir shalat sunnah Ba’diyyah zuhur.

Dianjurkan setelah mengerjakan shalat sunnah ba’diyah zuhur untuk membaca wiridan atau dzikir dengan bacaan dzikir shalat sunnah rawatib. Dzikir shalat sunnah rawatib seperti yang sudah dituliskan di atas.

Itulah beberapa hal yang penting dan perlu dipahami mengenai shalat sunnah rawatib qabliyah dan ba’diyyah zuhur yaitu dari waktu pelaksanaan, jumlah rakaat, niat hingga bacaan wirid yang hendaknya dibaca ketika mengerjakan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah zuhur.

Dengan sungguh-sungguh hanya karena Allah swt. dalam mengerjakan amalan sunnah yang mengiringi amalan ibadah fardhu akan dapat menyempurnakan amalan-amalan yang wajib dan dapat mencapai ridha Allah swt. yang akhirnya akan dapat ditempatkan di surga Allah swt. amin…..
Load disqus comments

0 Comments